Pidato Singkat Hari Ibu Untuk Perayaan PHI 2023

Pidato Singkat Hari Ibu Untuk Perayaan PHI 2023– Pelajaran Hari Ibu biasanya dibaca pada Hari Ibu (PHI) yang jatuh pada tanggal 22 Desember. Pembelajaran Hari Ibu merupakan salah satu cara untuk merayakan PHI agar lebih meriah dan berkesan. Momentum Hari Ibu merupakan kesempatan bagi setiap anak untuk mengungkapkan rasa cinta dan terima kasihnya kepada ibu. Sosok ibu turut membantu proses kelahiran, perawatan, pendidikan dan pengenalan anak ke dunia.

Pidato Singkat Hari Ibu Untuk Perayaan PHI 2023

Pidato Singkat Hari Ibu Untuk Perayaan PHI 2023

speechresearch – Dalam rangka Hari Ibu, sekolah, lembaga pendidikan, dan organisasi lainnya biasanya mengadakan berbagai jenis perlombaan sebagai aplikasi. Mulai dari penulisan puisi, lomba menyanyi dan menggambar hingga konferensi.

Contoh Pidato Perayaan Hari Ibu 2023

1. Contoh pidato untuk Hari Ibu
Assalamualaikum Wr. Bank Dunia.

Hormat saya, Bapak dan Ibu, para guru dan anak-anak saya, murid-murid yang kami banggakan.

Kami senantiasa mengucap syukur kepada Allah SWT. atas semua kebaikan yang kita terima selama ini.

Kami terus mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW. atas teladannya kepada kita sejak zaman unta hingga akhir dunia.

Bapak ibu, guru dan anak-anak saya, disini bapak/ibu akan memberikan pidato tentang ibu, sesuai dengan tema acara kita hari ini dalam memperingati Hari Ibu.

Tidak setiap anak selalu terlahir dalam keluarga yang utuh dan penuh kasih sayang seperti di negeri dongeng. Namun, setiap anak mempunyai kewajiban untuk menghormati orang tuanya, terutama ibunya.

Apa pun konteks kelahiran seorang anak, semua ibu harus berjuang untuk melahirkannya ke dunia. Pengorbanan tersebut dilakukan pada masa kehamilan ibu, terutama dengan mempertaruhkan nyawanya saat melahirkan.

Oleh karena itu, anak-anakku, sayangilah ibumu, ya, jangan membuat ibumu sedih. Ikutilah perintah baik ibumu, seperti: B. rajin belajar, bersekolah dengan sungguh-sungguh dan tidak berdebat dengan teman yang lain.

Yang bisa kamu lakukan saat ini untuk setia kepada ibu dan ayahmu adalah dengan berbicara sopan dan membantu beberapa pekerjaan rumah tanggamu. Jangan lupa untuk selalu berdoa untuk ibu dan ayahmu ketika selesai berdoa.

Di akhir pidato ini kami ingin mencoba memanjatkan doa bersama untuk para orang tua.

Wassalamualaikum Wr. Bank Dunia.

Baca Juga : Deretan Jenis Mobil Limusin Termewah Di Indonesia

2. Contoh pidato untuk Hari Ibu
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pertama, kita puji dan syukur kepada Allah SWT. Melalui kuasa-Nya kita semua dapat bersatu untuk peristiwa yang penuh sukacita ini. Jangan lupa shalawat dan salam selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. keluarga, teman serta pengikutnya sampai akhir zaman.

Tamu yang diberkati Allah,

Banyak orang mengatakan bahwa kunci sukses adalah bekerja keras untuk mencapai tujuan dan menyeimbangkan mereka dengan doa. Pepatah ini tidak salah. Namun hal ini belum bisa dikatakan cukup.

Jika kesuksesan yang kita inginkan adalah kesuksesan dunia dan akhirat serta kehidupan yang diridhoi Allah SWT. Jadi ada hal lain yang tidak boleh Anda lupakan. Apa itu? Jawabannya adalah persetujuan orang tua, yang tentunya juga mencakup persetujuan ibu kita semua.

Sungguh percuma kalau usaha kita maksimal, doa kita maksimal, tapi ibu yang melahirkan kita ke dunia ini dengan apa yang kita usahakan, tidak sependapat. Kalaupun kita mencapainya, belum tentu membawa keberkahan.

Dalam sebuah kisah yang diceritakan oleh sahabat Nabi SAW. yaitu Abdullah bin Umar, berkata: “Keridhaan Allah bergantung pada keridhaan orang tua dan murka Allah bergantung pada murka orang tua” (Adabdul Mufrod nomor 2)

Pidato Singkat Hari Ibu

Untuk itu, Kita harus selalu memastikan bahwa apapun yang ingin kita coba dalam hidup selalu mendapat persetujuan mereka. Terutama ibu kita. Kami berusaha semaksimal mungkin membujuk mereka untuk mendoakan suksesnya harapan kami.

Ingatlah, salah satu doa yang paling mujarab adalah doa kedua orang tua untuk anaknya. Pastikan kita menerima doa ini agar segala urusan kita dimudahkan dan diberkati.

Semoga singkat yang saya sampaikan ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Kesalahan pasti datangnya dariku dan kebaikan hanya datangnya dari Allah.

Akhirul kalam, Wassalamu alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Pelajaran 3 untuk Hari Ibu
Selamat pagi semuanya di sini hari ini.

Hari ini kita berkumpul untuk merayakan sosok yang tak pernah bosan memberikan cinta dan pengorbanan tanpa batas, Bunda.

Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi penghormatan kepada para ibu di seluruh dunia.

Ibu yaitu salah satu guru pertama dan terbaik dalam hidup kita. Darinya kita belajar kasih sayang, kekuatan, ketahanan dan pengertian. Setiap nasihat yang dia berikan dan setiap tindakan yang dia ambil menjadikan kami seperti sekarang ini.

Dengan kesabaran, Bunda mengajarkan kita kebaikan dan kejujuran serta merangkul kita dengan cinta dalam suka dan duka.

Saat kita merayakan Hari Ibu, saya ingin mengirimkan pesan sederhana: Terima kasih Bu, atas semua yang telah ibu lakukan.

Terima kasih atas malam tanpa tidur yang Anda habiskan untuk merawat kami. Terima kasih atas setiap pelukan dan kata-kata penyemangat yang selalu kamu berikan.

Sering kali kita terlalu sibuk dengan dunia kita sendiri sehingga lupa mengungkapkan rasa terima kasih dan kasih sayang kepada ibu.

Mari kita gunakan hari ini untuk mengenang dan menunjukkan betapa kita menghargai dan mencintai mereka.

Saya ingin mengakhiri diskusi ini dengan satu harapan: Kita semua bisa menjadi anak-anak yang selalu membanggakan ibu kita, tidak hanya hari ini, tapi setiap hari.

Terima kasih banyak.

Contoh Pidato Hari Ibu 4
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Segala puji kami panjatkan semata-mata kepada Sang Pencipta alam, Allah Swt. agar atas karunia dan kehendak-Nya kita dapat berkumpul di tempat yang membahagiakan ini.

Jangan lupa, sholawat dan salam kita panjatkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW. sosok yang membawa risalah Islam kepada kita sebagai umatnya.

Hadirin yang Baik,

Salah satu anjuran dalam Islam yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya adalah mendekatkan diri. Di antara sekian banyak orang yang seharusnya menjadi milik kita, kita harus menonjolkan sosok penting yang tidak boleh kita lewatkan: ibu kita.

Sosok yang melahirkan dan membesarkan kita dengan keikhlasan dan keikhlasan. Hal ini bukanlah sesuatu yang tidak ada dasarnya jika mengingat Rasulullah sendiri yang pernah menyampaikannya.

Dalam sebuah kisah, suatu ketika ada seseorang menghadap Nabi. dan berkata:

Aku bersumpah setia padamu, aku akan pindah dan membiarkan orang tuaku menangis.” Rasulullah, saw, dengarkanlah.

Dia berkata: “Kembalilah ke orang tuamu dan buat mereka tertawa seperti kamu membuat mereka menangis.” (HR Abu Dawud)

Sahabat yang dirahmati Allah,

Sesungguhnya seburuk apapun perbuatan ibu kita, hendaknya kita bersabar dan menahan diri untuk tidak berbuat jahat. Sebaliknya, cobalah untuk membuatnya bahagia dan tidak membuatnya menangis seperti di cerita.

Sebagai anak-anak, kita tentu harus tahu apa saja yang bisa membuat mereka bahagia. Jika kita sudah mengetahuinya, maka lakukanlah selama tidak melanggar hukum. Insya Allah keberkahan akan menemani sepanjang hidup kita jika bahagia.

Mari kita izinkan kita semua menjadi anak-anak yang selalu berbakti dan mampu membahagiakan ibu kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

You May Also Like