Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Komunikasi

Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Komunikasi – Email, SMS, media sosial, dan layanan online lainnya menjadi hal yang penting saat ini. Kita semua terpapar pada berita, informasi, dan iklan. Kita tidak lagi memiliki kendali atas persepsi kita dan terusik bahkan ketika kita sedang tidur.

Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Komunikasi

Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Komunikasi

speechresearch – Jadi, kita mendapati diri kita berada dalam masyarakat yang kacau dan akhirnya menjadi semakin kesal dengan perasaan kita. Kegembiraan ini dipicu oleh filter dan gelembung gema yang kita bangun di sekitar diri kita untuk mengatasi kekacauan. Masalahnya adalah hal ini hanya memberikan informasi sepihak, membuat komunikasi antarpribadi menjadi sulit di era analog dan hampir tidak mungkin dilakukan di era digital.

Sasaran: Untuk mengatasi ketidakberdayaan di era digital dan berkomunikasi dengan lebih baik (dan lebih baik), kita perlu memampukan digital. Kebugaran digital ini akan menjadi sangat penting di masa depan karena semakin banyak komunikasi yang dialihdayakan ke aplikasi yang bekerja dengan kecerdasan buatan.

Status saat ini: AI telah berulang kali memasuki ruang komunikasi dengan berbagai cara. Kami mengenali Anda secara pribadi melalui asisten suara ponsel cerdas Anda (seperti SIRI) atau asisten suara rumah Anda (seperti Alexa). Tapi ketika Anda mengatakan omong kosong ke kotak Alexa, yang didapat hanyalah omong kosong.

AI secara umum mengacu pada kemampuan mesin untuk meniru atau meniru perilaku manusia. AI Kognitif, atau AI yang dapat meniru perilaku manusia, terutama digunakan dalam bidang komunikasi.

Peluang Bisnis: Namun, AI sedang meningkat dalam komunikasi bisnis.

Lima contoh komunikasi bisnis menggunakan AI

Salah satu contohnya adalah analisis ucapan. Dengan menganalisis pola bicara, AI dapat mendeteksi apakah seseorang sedang emosional. Ini berguna untuk percakapan dengan pelanggan, seperti memeriksa apakah mereka puas. AI juga sangat berguna untuk penerjemahan bahasa. Menganalisis pola bicara memungkinkan Anda mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan yang mungkin diabaikan orang.

AI sudah memainkan peran besar dalam jejaring sosial saat ini. Misalnya, chatbots semakin banyak digunakan untuk berinteraksi dengan pengguna. Sekali lagi, analisis suara dapat digunakan untuk mengenali suasana hati pengguna dan memberikan bantuan yang sesuai.

Dalam komunikasi pemasaran, ini dapat digunakan untuk meningkatkan keluaran suara chatbot atau mempermudah pencarian informasi spesifik. AI juga semakin banyak digunakan di jejaring sosial, misalnya untuk menampilkan iklan yang dipersonalisasi. Dalam konteks ini, AI dapat digunakan baik untuk pembuatan konten maupun untuk menganalisis dan menargetkan kampanye komunikasi.

Manfaat utama yang ditawarkan AI adalah pembuatan konten yang dipersonalisasi. Dengan menganalisis perilaku pengguna, AI dapat membuat konten yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Antara lain, pesan dan iklan yang disesuaikan dengan minat penerima dapat ditampilkan.

AI juga mempermudah segmentasi kelompok sasaran dan upaya komunikasi sasaran. Dengan menganalisis data, perusahaan dapat mengetahui dengan tepat kelompok sasaran mana yang tertarik pada produk atau layanan tertentu. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menargetkan metode komunikasi mereka kepada kelompok sasaran yang relevan dan memaksimalkan efektivitasnya.

Baca Juga : Pelatih Komunikasi AI Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara

Namun, risiko yang terkait dengan penggunaan kecerdasan buatan dalam komunikasi tidak boleh diabaikan.

2. Resiko apa yang ditimbulkan oleh AI terhadap komunikasi Salah satu bahaya terbesar terletak pada distorsi komunikasi. Distorsi biasanya disebabkan oleh kurangnya informasi antara pengirim dan penerima. Tidak ada teknologi yang berguna jika kecerdasan buatan hanya dapat mengakses informasi tertentu secara sepihak.

Kita semua mengetahui contoh distorsi komunikasi di dunia analog. Jika aku berbicara dengan pacarku dan dia mengatakan sesuatu yang menyakitiku, aku mungkin mengira dia bersungguh-sungguh. Namun kenyataannya, dia mungkin tidak bermaksud seperti itu. Mungkin dia hanya menggangguku. Atau mungkin suasana hatinya sedang buruk saat itu dan saya salah memahami kata-katanya.

Contoh lain distorsi komunikasi di dunia digital diilustrasikan oleh jejaring sosial Facebook. Facebook memungkinkan orang membuat profil mereka sendiri yang mencakup segala macam informasi tentang diri mereka sendiri, termasuk di mana mereka bekerja, musik favorit, dan pandangan politik mereka. Pengguna Facebook lain dapat melihat informasi ini dan menarik kesimpulan tentang Anda. Namun, mereka juga dapat menyebarkan banyak informasi palsu tentang diri mereka di Facebook, yang dapat menyebabkan gangguan komunikasi.

Komunikasi digital adalah proses pertukaran informasi antara banyak orang. Dalam dunia yang sempurna, proses komunikasi ini akan berjalan lancar dan tanpa gangguan. Namun sayangnya dunia belum sempurna dan terjadi distorsi dalam komunikasi.

Jenis distorsi yang paling umum disebut distorsi semantik. Distorsi jenis ini terjadi ketika makna suatu pesan disalahpahami. Masalah umum lainnya adalah “bias sintaksis”. Hal ini terjadi ketika sebuah pesan tidak dipahami dengan baik karena kata-katanya tidak tepat.

3. Bagaimana mengembangkan lebih lanjut komunikasi digital dengan menggunakan AI
Seperti jenis komunikasi lainnya, ada beberapa aturan penting yang harus diikuti dalam komunikasi digital. Ini termasuk:

jelas dan tepat
Dalam komunikasi digital, sangat penting untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan akurat. Karena tidak bisa berbicara secara langsung, kesalahpahaman mudah terjadi. Oleh karena itu, cobalah untuk menyusun pesan Anda sejelas mungkin.

mendengarkan
Komunikasi yang baik selalu merupakan proses dua arah. Mendengarkan setidaknya sama pentingnya dengan berbicara. Pastikan Anda memahami apa yang dikatakan orang lain sebelum Anda merespons. Ini akan membantu menghindari kesalahpahaman.

Baca Juga : Dorong Inovasi Yang Didukung Teknologi AI Di IIMS 2024

tolong tenang
Saat Anda bertengkar dengan seseorang, Anda mudah meledak dan marah. Namun, penting untuk tetap tenang saat berkomunikasi secara digital. Harap jangan mengirim pesan yang menyinggung atau kasar. Hal ini hanya akan memperburuk konflik. tetap berempati
Peka terhadap kebutuhan kolega Anda. Cari tahu apa yang ingin dia ketahui dan fokuskan komunikasi Anda pada hal itu. Ajukan pertanyaan untuk mendapatkan umpan balik dan dorongan baru.

Latih kebugaran digital Anda setiap hari
Berlatih kebugaran digital secara teratur. Ikuti perkembangan terkini di dunia digital dan uji alat dan aplikasi baru. Inilah cara kami menghadapi tantangan komunikasi digital.

Pertumbuhan pribadi: Tetap terbuka terhadap dunia
Terbuka terhadap kritik dan saran. Harap menanggapinya dengan serius dan mempertimbangkan kembali posisi Anda. Bersedialah untuk membuat perubahan jika itu masuk akal.

You May Also Like